aku menanti katamu dalam diamku
dengan bisu yg ku aksarakan dalam maya
bila nurani tak tergerak, ijinkan aku tetap diam
menunggu raut senja yg kembali menjingga d pantai itu
ku coba tuk berbijaksana, namun entah semesta mampu mengejanya atau tidak
karena gerimis ini rinainya menyamarkan tangisan luka

Tidak ada komentar:
Posting Komentar